Rabu, 16 Februari 2011
wonderful holiday : weekend and valentine's day
beruntung saya kenal dg Dinta dan keluarga. makasih Dinta, Dami, om dan tante, yg sudah mengajak saya berangkat bersama ke Jogja kemaren. ceritanya, sewaktu saya akan berangkat ke Jogja kemaren Dinta , adik angkatan saya ini nawarin buat barengan, cuma saya dilema selain takut ngerepotin mereka punya acara keluarga Sabtu itu di KaliDuren, jadi pekewuh juga. namun akhirnya saya tetap ikut acara keluarga besar mereka. dan FYI, tentu saja acara keluarga besar mereka nglibatin mas "dochi" dong karena mereka masih sepupu. alhasil, di acara keluarga itu saya dan mas "dochi" untuk pertama kali bertemu. sepanjang hari selama acara keluarga itu saya dan mas "dochi" cuma diem2an aja. sampe ditegur sama sodara2nya.. tapi yaahh mungkin karena pertama ketemu jadinya saya ngga ambil pusing. satu poin penting dari acara itu adalah saya bisa mendekatkan diri sama keluarga mas "dochi" juga adeknya.. hehehhe
malemnya saya diantar ke kosan temen saya Que2 di Mrican. dari sana udah ada Tyas yg nungguin. akhirnya kita langsung melaju ke Hotel Galuh Anindya di Sagan karena ibu dan adek Que2 sdg di Jogja untuk tes masuk JB. disana kami nunggu Elok yg sedang. dan bermalam di hotel itu.
seninnya saya ikut Tyas dan Elok untuk perwalian KRS di kampus Sanata Dharma Paingan. disana saya juga bertemu dg mas "dochi" dan menitipkan coklat valentine untuk Tika, adiknya. oh iya senin itu 14 Februari, hari dimana banyak orang memberi coklat. pertemuan kami memang hanya singkat. setelah dari kampus saya dan Tyas melaju ke Malioboro membeli beberapa oleh2 untuk teman2 saya dari Semarang. kemudian kami melaju ke Cafe Gerobak-ku di daerah Deresan, disana mas "dochi" sudah menunggu di kosan temannya dan kami janjian bertemu di cafe tersebut untuk makan siang. itu adalah pertemuan terakhir saya dengan mas "dochi" karena dia harus menyelesaikan tugas kampusnya sehingga kami batal makan sengsu bareng. hei kamu kalo baca masih utang sama aku ya !! hahaa
hari selasa, saya, Tyas, Elok, dan Que2 berencana untuk karaoke di Shangrilla. selama 3 jam kami menyanyikan buanyak lagu galau !!!! sial sekali.. haha tp saya senang bisa meluapkan teriakan2 disana.. dilanjutkan makan siang di POPEYE.
kembali ke kosan Que2 kemudian saya dan Tyas mengantarkannya belanja di Mirota Kampus.
itu adalah malam terakhir saya di Jogja. jujur sedih banget
tadi pagi saat saya diantar Tyas ke Jombor setelah beli tiket dan naik ke bis saya nangis. ngga tau kenapa baru kali ini saya meninggalkan Jogja dengan perasaan sedih banget. yaa mungkin karena ada beberapa kenyataan yang saya temui dan saya sadari yang hanya saya dan mungkin dia yang tau...
terimakasih untuk liburan singkat yang indah ini.. terimakasih..
Kamis, 10 Februari 2011
Berita Acara Musyawarah Nasional Psikologi 2011
IKATAN LEMBAGA MAHASISWA PSIKOLOGI INDONESIA
24 – 27 JANUARI 2011, UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
Berawal dari pemikiran “Seberapa besar peran yang dapat diberikan oleh mahasiswa psikologi kepada Indonesia ? dan Apakah kita membutuhkan sebuah wadah yang dapat menaungi seluruh aspirasi mahasiswa psikologi seluruh Indonesia ?” maka sebuah momentum pada generasi kita dari penantian dan perjalanan panjang dapat terwujud pada tanggal 24 – 27 Januari 2011. Ya, Musyawarah Nasional Mozaik Psikologi, mengantarkan 41 Lembaga Eksekutif Mahasiswa Psikologi di Indonesia mulai dari Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi berkumpul dalam satu waktu untuk membahas Nasib Sebuah Wadah Psikologi Lingkup Nasional.
Empat hari itu dan seterusnya, sudah tidak ada lagi kalimat “Siapa yang memulai dan Siapa yang lebih tau?”, kita semua pada garis yang sama. Mengawalinya bersama- sama, memperjuangkannya bersama- sama, menetapkannya bersama- sama, mengesahkannya bersama- sama dan mempertahankannya bersama- sama. Sudah tidak ada lagi kalimat, “Saya dari Universitas mana? Dan Kami dari Wilayah mana?”, karena Indonesia bukanlah Jawa saja, bukanlah Sumatera saja, bukanlah Kalimantan saja dan bukanlah Sulawesi saja tetapi INDONESIA adalah KITA SEMUA.
Pemukulan GONG oleh Bapak Prof. Dr. A. Thib Raya selaku Pembantu Rektor III Bid. Kemahasiswaan UIN Jakarta pada tanggal 25 Januari 2011 pukul 10.00 WIB menandakan bahwa Musyawarah Nasional telah resmi dibuka dengan penayangan slide logo universitas yang hadir sebagai peserta Munas membuktikan keseriusan acara tersebut sebagai usaha dalam mewujudkan cita bersama.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan pada sosialisasi informasi tentang LMPI oleh Anis Diah Ayu M dari UNS yang ditunjuk berdasarkan hasil Pra Munas di Bandung. Sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberitahukan tujuan dari Musyawarah Nasional, agar tidak terjadi kesalah pahaman seperti pengalaman TOPSI Jawa – Bali yang lalu. Intinya adalah “Kita memang tidak boleh melupakan sejarah, layaknya Sumpah Pemuda yang tidak melupakan Proklamasi, tetapi sejarah itu dibuat bukan untuk terbuai lalu mengkritisi dan tidak memberikan solusi apapun. Dalam langkah yang sama, kita akan wujudkan cita dan impian bersama- sama dengan Berpikir secara Nasional. MUNAS ini bertujuan menyatukan mahasiswa psikologi se Indonesia dalam suatu wadah yang dapat bergerak untuk membangun masyarakat Indonesia dengan keilmuan psikologi yang dimilikinya”. Dalam Musyawarah yang dimoderatori oleh Surya UIN Jakarta menyatakan bahwa Mahasiswa Psikologi Indonesia yang terdapat dalam Forum MUNAS menyepakati untuk membentuk sebuah wadah psikologi dalam lingkup Nasional yang nantinya akan bermanfaat untuk bangsa dan Negara.
Empat setengah jam sidang berlangsung, dan forum menyepakati Draft Tata Tertib dan Draft Presidium Sidang Tetap “Musyawarah Nasional Mahasiswa Psikologi se - Indonesia” serta terpilihnya Ahmad Gusra UNSYAH, Muharram Atha Rasyadi UI, Taufik Nurrohim UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai Presidium Sidang Tetap. Sebelum masuk pada pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, maka forum membahas tentang “Bentuk Organisasi” yang akan diciptakan untuk organisasi kita Terjadi perbedaan pendapat yang cukup seru dikala itu yang diyakini bahwa semua pendapat tersebut sebenarnya memiliki maksud yang baik untuk organisasi ini. Sistem lobi pun belum berhasil membuat forum satu suara, dengan tetap teguh pada idealisme masing- masing dalam upaya yang terbaik untuk organisasi ini, maka dilakukanlah sistem pengambilan suara terbanyak (voting). Untuk merealisasikan visi bersama dengan tujuan organisasi yang ditetapkan diawal sesuai dengan hasil voting yang telah dilakukan, akhirnya mahasiswa psikologi se Indonesia menyepakati membentuk sebuah organisasi dalam bentuk Lembaga dengan nama ILMPI (Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia). Dengan harapan, ILMPI dapat Menjadi Wadah Organisasi Kemahasiswaan Psikologi seluruh Indonesia di tingkat eksekutif, yang dapat secara berkesinambungan mewujudkan mahasiswa psikologi sebagai insan akademisi di bidang ilmu psikologi dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, baik secara internal maupun eksternal.
Banyak pemikiran dengan segala latar belakang ilmu dan budaya yang berbeda, membuat sidang Musyawarah Nasional ini semakin menarik. Sidang hari pertama pun selesai sampai pembahasan Anggaran Dasar Pasal 9 tentang Status Organisasi pukul 23.45 WIB dan akan dilanjutkan pada hari kedua setelah Seminar Nasional, karena waktu yang sudah tidak memungkinkan dan delegasi pun harus beristirahat agar dapat mengumpulkan energi untuk acara yang lebih padat pada hari ketiga.
Seminar Nasional dengan tema “Psikologi di Indonesia : Kini dan Esok” dengan tujuan menyampaikan informasi mengenai perkembangan ilmu psikologi di Indonesia hari ini dan masa yang akan datang berlangsung pada hari ketiga (26 Januari 2011) dari jam 08.00 s.d. 13.00 WIB.
Keynote Speaker Prof. Dr. Bahrul Hayat (Sekjend DEPAG) membuka Seminar Nasional tersebut dengan membahas materi utama. Kemudian acara dilanjutkan oleh Ikhwan Lutfi, M. Si (Dosen Psikologi Sosial, Metlit dan Psikometri) selaku moderator dari pembicara seminar yaitu Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono (Guru Besar dan Pakar Psikologi Sosial sekaligus Dekan FPsi YAI Jakarta) dan Jahja Umar, Ph.D (Pakar Psikometri dan Dekan FPsi UIN Jakarta). Acara berlangung lancar dengan dihadiri 300 peserta, dan banyak sekali manfaat yang dapat kita ambil serta wawasan dari Seminar Nasional tersebut.
Pukul 14.00 WIB pada tanggal 26 Januari 2011, sidang dilanjutkan untuk pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ILMPI yang didalamnya membahas tentang struktur organisasi, keanggotaan, kepengurusan, anggaran dana dan lain sebagainya. Sidang ini pun berjalan dengan alot dan terkadang alurnya pun menjadi tidak terarah, oleh karena itu dibutuhkan ketegasan dari Pimpinan Sidang untuk mengkondisikan peserta dan mengarahkan jalannya sidang. Hal ini terbukti dengan pengesahan konsideran Anggran Dasar baru dapat dilakukan pukul 23.46 WIB.
Setelah konsideran Anggaran dasar dibacakan, sebenarnya kondisi peserta sidang sudah tidak memungkinkan untuk melanjutkan sidang, kantuk dan lelah sudah mulai terasa oleh sebagian peserta. Tetapi dengan semangat yang begitu luar biasa dan komitmen yang dibentuk di awal untuk bergerak serta berjuang bagi peran psikologi di Indonesia, sidang pun dilanjutkan karena mengingat masih banyak hal- hal yang harus dibahas dan waktu yang dimiliki cukup terbatas. Melalui beberapa kali mekanisme lobi, pada pukul 03.44 WIB, akhirnya Forum Musyawah Nasional menyepakati konsideran Anggaran Rumah Tangga ILMPI. Tidak cukup sampai disini perjuangan kita, masih ada pembahasan tentang pembagian wilayah, iuran wajib anggota, pemilihan sekjend dan pengurus harian nasional serta langkah kongkret yang dilakukan setelah MUNAS. Mengingat kondisi peserta yang sudah benar- benar kelelahan maka forum menyepakati untuk sidang dipending hingga pukul 08.00 WIB.
Satu setengah jam melebihi kesepakatan awal, Pukul 09.30 tanggal 27 Januari 2011 pimpinan sidang melanjutkan sidang yang sebelumnya telah dipending. Pembahasan pun dilanjutkan dengan pembagian komisi yaitu Komisi 1 membahas tentang Iuran Wajib Anggota dan Komisi 2 membahas tentang Pembagian Wilayah. Selama 20 menit lebih tiap komisi mencari hasil terbaik, maka komisi 1 menyepakati untuk iuran wajib anggota dianggarkan Rp 100.000,00 / tahun (satu periode) dan komi
si 2 menyepakati untuk membagi ILMPI menjadi 5 wilayah (Sumatera, Jawa Barat- Djabodetabek- Sulawesi, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur - Kalimantan). Langkah kongkret yang dilakukan setelah MUNAS adalah sosialisasi dan penginformasian ke Fakultas/Jurusan/Prodi Psikologi di Indonesia, melakukan RAKERNAS pada bulan Juni/Juli di Univ. Mercubuana Jakarta, melakukan Muswil pada tiap- tiap wilayah dan mempersiapkan segala sesuatunya sebelum Rakernas.
Sebelum pemilihan Sekjend Nasional ILMPI maka diadakan penandatanganan Piagam Deklarasi, dikarenakan beberapa delegasi tidak dapat mengikuti acara hingga akhir. Para Saksi seperti Bapak Jahja Umar selaku Dekan FPsi UIN dan Bapak Andik selaku perwakilan HIMPSI juga ikut menandatangani Piagam Deklarasi ILMPI.
Setelah Acara Musyawarah Nasional resmi ditutup oleh Bapak Andik selaku perwakilan HIMPSI, maka kami pun masih melanjutkan sidang untuk pemilihan Sekjend dan Pengurus Harian Nasional. Dari delapan bakal calon (Anas - UIN Yogyakarta, Susilo - YAI Jakarta, Erik - UNJ, Fariz - UII, Atha - UI, Anis - UNS, Gartika - UIN Jakarta, Ayu - IAIN Surabaya) maka 3 nama yang menyatakan kesediaannya dan siap dicalonkan (Anas, Susilo dan Ayu). Ketika tahap pemilihan, hanya dua orang (Anas dan Susilo) yang menyanggupi untuk memberikan CV pada pimpinan sidang serta membacakan Visi Misinya dihadapan forum. Setelah, dilakukannya Pemungutan suara terbanyak maka Indonesia memilih Susilo Dwi Raharjo sebagai Sekretaris Jenderal Nasional ILMPI.
Pemilihan Korwil dilakukan tepat setelah Sekjend terpilih, untuk wilayah I - Anggi Frinandi dari Univ. Negeri Padang, wilayah II - Sapto Ashardianto dari Universitas Indonesia, wilayah III - Fuad Abdillah dari Univ. Negeri Semarang, wilayah IV - Bambang Supriyadi dari Univ. Mercubuana Yogyakarta dan wilayah V - Rhomi Farikha dari IAIN Surabaya. Sebelum Acara Musyawarah Nasional ditutup secara resmi oleh Pimpinan Sidang, Sekjend Nasional memimpin forum untuk pemilihan Pengurus Harian Nasional. Sekjend meminta kesediaanya kepada siapa pun yang siap dan bersedia untuk bersama- sama mengemban amanah bersamanya dalam mengembangkan ILMPI. Dan Pengurus Harian Nasional yang akan setia mendampingi serta membantu Sekjend pun terbentuk dengan Anis Diah sebagai Koor. Badan Kesekretariatan Nasional, Gartika Nurani sebagai Koor. Badan Keuangan Nasional, Atha Rasyadi sebagai Koor. Badan Informasi dan Komunikasi Nasional serta Anas Rifa’i sebagai Koor. Badan Bidang Nasional.
Dengan terpilihnya Sekjend dan Korwil, tersusunnya langkah kongkret Pasca MU
NAS dan terbentuknya Pengurus Harian Nasional, menandakan berakhir pula acara Musyawarah Nasional “Mozaik Psikologi”. Foto bersama dan salam- salaman antara delegasi dengan panitia, membuat penutupan acara ini semakin lengkap.
Yap, sebuah kisah yang tidak akan ada habisnya ketika menceritakan perjuangan dan pengorbanan dibalik kisah tersebut. Hari berat telah kita lewati dan hari- hari berat lainnya siap menanti. Persoalannya, tidak hanya berhenti ketika kita (mahasiswa Psikologi se Indonesia) bertemu dan membangun lembaga ini tetapi Tantangan yang lebih besar adalah Bagaimana kita mempertahankannya pada generasi kita dan generasi selanjutnya agar kebermanfaatannya terasa di masyarakat. Disini, Disana, kita semua sama, dan sekarang buat INDONESIA TERSENYUM dengan keberadaan kita. Selamat ambil bagian dalam kebaikan dan dalam sejarah perkembangan psikologi Indonesia tentunya. Mari banggakan INDONESIA dengan ilmu yang kita punya yaitu PSIKOLOGI. Sampai jumpa di Rapat Kerja Nasional. Kita tunggu kisah dan cerita perjuangan selanjutnya kawan- kawan. Jadi teruslah Berkarya, teruslah Berjuang dan Hidupi Lembaga ini!
Tidak ada sebuah Keberhasilan tanpa sebuah perjuangan dan Kesuksesan adalah kesabaran dalam Bertahan. Perjalanan ini sesungguhnya merupakan perjuangan sebagai Sarana pembuktian ,untuk para pejuang dalam menulis sejarah.
Hanya aka ada orang- orang yang berani memberikan pengorbanan yang akan bertahan dalam lembaga ini.Carpe Diem, Berhenti berarti Mati dan Bergerak berarti Hidup. Terus Bergerak dan Teruslah Hidup ILMPI.
SEMANGAT Para Pejuang ! Kalo bukan kita yang semangat, lalu siapa lagi.
Salam hebat selalu
Koor. Badan Kesekretariatan Nasional
Anis Diah
Rabu, 09 Februari 2011
berkejaran dengan hari
dan saat ini gue meng-handle 3 kegiatan fakultas dan 2 kegiatan univ. hmm kalo kalian pengen tau rasanya itu nikmat bin lezisss abiiisss... disaat temen2 gue semua sedang menikmati liburag 3 bulan yg super panjang itu dan diselingi semester pendek. gue samasekali ngga ngerasain yg namanya liburan. hari2 gue tetep diisi dengan menempuh perjalanan panjang dari rumah gue di semarang bawah sampai kampus gue yg asri di semarang atas. hanya untuk rapat, jualan, pertemuan, atau apalah itu.
gue seakan kembali berkejaran dengan waktu. dan lagi2 24 jam sehari berasa ngga cukup. yang ini minta itu. yg disana minta buruan gini. yg itu minta buruan kelar ini. kelar itu. belum lagi ngurus anak buah yg ngga beres2. hmm sungguh nikmat banget kalo gue pikir.
yah itung2 pelajaran buat ntar jadi orang sibuk kayak gimana, hehehe...
dinikmati saja kejar2an dg waktunya. and time never catch me.
Selasa, 08 Februari 2011
pretty in me
Jumat, 04 Februari 2011
(not) waiting in vain
jangan pernah merasa penantian adalah suatu hal yang sia-sia. karena apabila kamu ngga dapetin apa yang kamu inginkan atau harapkan, setidaknya kamu pasti mendapatkan apa yang kamu butuhkan, sadari atau tidak.
“menanti sesuatu yg ngga pasti” kenal kata2 barusan dong yaa.. emang ga enak banget loh ketika sesuatu yg kita tunggu itu kitapun ngga tau pasti apa. makanya, Tuhan kasih kita keberanian dan kemampuan untuk berpikir. kalau tahu ngga pasti buat apa ditunggu? puas atau tidaknya kita terhadap hasil yg kita tunggu itu relatif. kecewa saat ngga sesuai dengan harapan pasti dong, but look at the bright side. apa yg bisa kita ambil dari kegagalan penantian itu?
lampu ngga selamanya bersinar terang. dia menunggu saatnya untuk redup dan diganti. dan selama penantian itu dia akan berusaha kuat untuk terus menerangi sekitarnya. memberikan yang terindah untuk sekelilingnya, walaupun ia tahu pasti suatu saat ia akan meredup dan tidak digunakan lagi.
penantian membutuhkan kesabaran yang tinggi. tau gak kalo buah kesabaran itu indah?
don't look back
ketika mendapati kegagalan di depan mata, kenapa yang hadir selalu penyesalan? hingga penyesalan mendapatkan cap “dia yang selalu datang terlambat”. kegagalan bukanlah selalu berasal dari kesalahan. jadikanlah kegagalan sebagai hal untuk merefleksi masa lalu bukan untuk menyesali, menyalahkan, bahkan meratapi masa lalu. jalan lain sudah ada di depan mata untuk memperbaikinya.
selama saya masih gagal, saya masih diberi kesempatan untuk memperbaiki. selama saya masih belum bisa mencapai tujuan, saya masih memiliki jalan yang harus dilewati.
~tetap membara~
teman
dearest,
semua sahabat yg ada di seluruh dunia.
malam semakin larut, ketika langit tak hentinya menurunkan air2 surga semenjak siang tadi. lama aku berpikir, adakah yang tertinggal selama ini, yang mulai kulupakan. disaat jarak menjadi penghalang.
aku merindukan. kehadiranmu disampingku. saat hujan, saat panas, saat tangis dan tawa berderai, bahkan saat kita tak lagi bicara karena emosi melanda.
masihkah kau ingat ketika kita bercerita dan tertawa bersama. mencurahkan hati dan menangis bersama, di payungi awan hitam berhias bintang-bintang. ditemani angin malam.
saat ini rasa sepi dan kosong mulai menyambangi, ketika tak kudapati lagi indahnya kebersamaan seperti masa itu.
namun aku tau, di sela kekosongan itu masih ada ruang dan selalu ada ruang untuk kalian sahabatku.
terimakasihku tak cukup bila hanya untuk membalas segala kebersamaan yg pernah kita lalui bersama. tetapi satu yang pasti, terimakasihku untuk Tuhan yg telah mengirimkan malaikat dalammu, sahabatku.
:)
~repost from my tumblr~
terimakasih teman
SENJA MENDUA
kumelihat dari balik kubah gereja
kutatap lurus ke arah cakrawala
disana mendung menampilkan keindahan warnanya
abu-abu. iya abu-abu
kata mereka itu ambigu
kata mereka warna itu kelabu
perlahan bersama hilangnya sang surya
mendung semakin pekat
aku tak kuasa untuk tetap ada di samping gereja
mengiringi datangnya senja
senja,
ahh...
kini ia bukan hanya milikku saja, kini dia telah mendua
aku tak lagi menjadi prioritas utamanya
kenapa semua baru sadar adar kehadiran senja lalu pergi mengambilnya? mengambilnya dariku?
mungkin mereka baru sadar. kalau senja hanya sementara.
nikmatnya hanya bisa dirasa sekejap
dan senja itu kini memilih mendua
seiring perginya senja, aku tak lagi memandang melewati kubah gereja.
RAIN
by the way, gue bukan mau membicarakan diri sendiri sendiri sekarang. iya balik ke topik awal seperti judul di atas. gue mau ngomongin hujan.
mungkin pada bertanya-tanya nih. ngapain juga lo ngebahas hujan? ngga penting banget! nah, itu! karena pada mikir ngga penting itu makanya gue mau bahas disini biar jadi penting.
kit
okay, too mush basa-basi. banyak yg bertanya2 ke gue. menurut lo kalo hujan itu gimana sih? most of all gue jawab, hujan itu romantis. hmm, romantis ye? padahal kalo boleh jujur hujan itu nyusahin, jadi gabisa pergi kemana-mana, jemuran ngga kering.
pada dasarnya hujan itu justru tanda berkah buat kita yang ada di bumi. sekaramg bayangin aja. tanpa hujan sawah mau jadi apa? tanpa hujan sungai ngga bakal ada ikannya. makanya sejak dulu hujan dianggap dianggap sebagai pembawa berkah. alih-alih banyak gue temuin di twitter orang2 yg pada ngeluh tentang hujan. yg ini lah, yg itu lah.. hey hoo.. di kasih hujan pada ngeluh, di kas panas pada ngeluh, maunya apa?
beralih ke hujan yg romantis. iyaa bagi mereka yg berpasangan dan sedang bersama pasangannya saat hujan turun pastilah bakalan jadi suatu moment yg romantis bin sadis.. *sayang gue sedang tidak memiliki pasangan*
banyak banget lagu2 juga yg diciptakan bawa2 nama hujan. kesannya hujan itu jadi suatu scene dimana keromantisan banyak terjadi. baik sedih, terharu, bahkan bahagia. adegan2 di film, sinetron, atau videoklip pun jadi semakin dramatis dengan efek hujan walaupun itu buatan.
finally, hujan memang indah. aroma tanah terbasuh hujan. suara katak bermain di tengah hujan.
patut di syukuri curahan air surga dari sang Kuasa.....
jalanku tak panjang
PENDAHULUAN
tsaaahh.. udah kyak judul bab di skripsi aja nih, pendahuluan, haha.. anyway ini memang posting pertama saya di page ini. mungkin sebagian besar dari postingan disini kebanyakan adalah racauan, keluhan, umpatan, atau curhatan anak labil . entah, semoga aja nggak.
overall, disini juga nantinya saya mau coba posting beberapa karya saya, yaa mini portfolio lah yaa.. maklum saya juga kan masih newbie dan belajar jadi viewers semua bisa kasi kritik saran dan apalah yg bisa bikin saya berkembang dan seneng *lho? haha..
last but not least, i'll keep on writing in this page.. watttaaaaa.....








